BATAMTERKINI.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat di laut pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,25 derajat Bujur Timur (BT) pada kedalaman 62 kilometer. Berdasarkan pemantauan sistem peringatan dini, terdeteksi gelombang tsunami setinggi sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. “Meski relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi,” kata dia. Guncangan gempa dirasakan kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan di Kota Ternate (Maluku Utara) yang m...
BATAMTERKINI.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah Kepulauan Riau pada 5-11 Februari 2023.
Kepala Stasiun BMKG Hang Nadim Batam Addi Setiadi dalam keterangan yang diterima di Batam, Ahad (5/2) mengatakan, potensi banjir rob di sejumlah wilayah Kepri terjadi karena adanya aktivitas pasang air laut, dan curah hujan tinggi.
“Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di pesisir pantai agar waspada adanya fenomena banjir pesisir yang diprediksikan berpotensi terjadi pada tanggal 5 sampai 11 Februari di sejumlah wilayah Kepri,” ujar Adi.
Kepala Stasiun BMKG Hang Nadim Batam Addi Setiadi dalam keterangan yang diterima di Batam, Ahad (5/2) mengatakan, potensi banjir rob di sejumlah wilayah Kepri terjadi karena adanya aktivitas pasang air laut, dan curah hujan tinggi.
“Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di pesisir pantai agar waspada adanya fenomena banjir pesisir yang diprediksikan berpotensi terjadi pada tanggal 5 sampai 11 Februari di sejumlah wilayah Kepri,” ujar Adi.
Sejumlah wilayah yang terdampak itu yaitu, di Kota Batam tepatnya di pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya.
Lalu di Kabupaten Bintan, tepatnya di pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya. Kota Tanjungpinang dan sekitarnya.
Kabupaten Karimun, tepatnya di pesisir Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak dan sekitarnya. Lalu di Kabupaten Lingga, tepatnya di pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, Selayar dan sekitarnya.
“Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” ucap Addi.
Lalu di Kabupaten Bintan, tepatnya di pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya. Kota Tanjungpinang dan sekitarnya.
Kabupaten Karimun, tepatnya di pesisir Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak dan sekitarnya. Lalu di Kabupaten Lingga, tepatnya di pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, Selayar dan sekitarnya.
“Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” ucap Addi.
Sumber: Antara
Komentar
Posting Komentar