BATAMTERKINI.COM - Malam pergantian tahun di rayakan di hampir semua negara saat pergantian malam Tahun Baru, seperti pertunjukan pesta kembang api yang spektakuler, tapi tahukah Anda kapan pertama kali perayaan pergantian tahun dirayakan. Tahun Baru Masehi bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi juga memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan berkaitan erat dengan perkembangan sistem kalender serta peradaban manusia. Melalui pembahasan ini, diharapkan pembaca dapat mengetahui asal-usul perayaan Tahun Baru Masehi serta alasan penetapan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun. Tahun Baru Masehi pertama kali dirayakan pada 1 Januari tahun 45 SM, saat kalender Julian diberlakukan oleh Julius Caesar di Kekaisaran Romawi. - Sebelum itu, orang Romawi merayakan tahun baru sekitar bulan Maret. - Julius Caesar melakukan reformasi kalender agar lebih rapi mengikuti peredaran matahari. - 1 Januari dipilih karena bulan Januari didedikasikan untuk Janus, dewa Romawi berm...
“Hari ini kedatangan melalui pelabuhan-pelabuhan internasional yang ada di Batam meningkat sekitar 40 hingga 50 persen,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Batam Subki Miuldi di Batam Kepulauan Riau, Sabtu.
Dia menyebutkan, pada hari biasa jumlah wisman yang datang melalui pelabuhan internasional yang ada di Batam berkisar 1.000 orang hingga 2.000 orang.
"Untuk data pasti jumlah wisman yang datang hari ini, nanti malam baru bisa diketahui, tapi tetap ada peningkatan. Rata-rata yang datang ke Batam itu warga negara Singapura, tujuannya ada yang untuk liburan, ada juga yang memang mau merayakan imlek di Batam," ujar Subki.
Dengan meningkatnya jumlah wisman itu, Subki mengatakan bahwa pihaknya meningkatkan jumlah pengamanan di pelabuhan.
"Ada penambahan petugas juga untuk pengamanan menjelang imlek ini di setiap pelabuhan," jelas dia.
Dari pantauan di pintu kedatangan Pelabuhan Internasional Harbour Bay, Batu Ampar Kota Batam. Puluhan wisman sudah terlihat keluar dari pintu kedatangan. Mereka masuk ke Batam, rata-rata membawa keluarga.
"Mau merayakan imlek di Batam, karena ada keluarga juga di sini," ujar salah seorang wisman asal Singapura. (Antara/dc/btc)
Komentar
Posting Komentar