BATAMTERKINI.COM - Malam pergantian tahun di rayakan di hampir semua negara saat pergantian malam Tahun Baru, seperti pertunjukan pesta kembang api yang spektakuler, tapi tahukah Anda kapan pertama kali perayaan pergantian tahun dirayakan. Tahun Baru Masehi bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi juga memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan berkaitan erat dengan perkembangan sistem kalender serta peradaban manusia. Melalui pembahasan ini, diharapkan pembaca dapat mengetahui asal-usul perayaan Tahun Baru Masehi serta alasan penetapan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun. Tahun Baru Masehi pertama kali dirayakan pada 1 Januari tahun 45 SM, saat kalender Julian diberlakukan oleh Julius Caesar di Kekaisaran Romawi. - Sebelum itu, orang Romawi merayakan tahun baru sekitar bulan Maret. - Julius Caesar melakukan reformasi kalender agar lebih rapi mengikuti peredaran matahari. - 1 Januari dipilih karena bulan Januari didedikasikan untuk Janus, dewa Romawi berm...
BATAMTERKINI.COM - Polda Kepulauan Riau mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait maraknya isu penculikan anak yang akhir-akhir ini beredar luas di media sosial.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Jefri Siagian di Batam Kamis menyebutkan isu penculikan anak itu hanya sekedar isu saja karena belum ada laporan resmi terkait informasi tersebut.
"Kita harus memastikan dulu sesuai fakta apakah ada kasus penculikan tersebut, karena laporan sampai saat ini belum ada. Tetapi agar isu ini tidak melebar kita harus memastikan kepada orang tua agar tidak panik," ujarnya.
Jefri juga berharap adanya peran serta orang tua dalam menjaga dan memantau segala aktifitas anaknya, baik saat berada sekolah dan di lingkungan mereka bermain.
"Artinya pengawasan orang tua sangat perlu di tingkatkan dan jangan panik terhadap isu yang belum tentu benar ini," kata dia.
"Kita harus memastikan dulu sesuai fakta apakah ada kasus penculikan tersebut, karena laporan sampai saat ini belum ada. Tetapi agar isu ini tidak melebar kita harus memastikan kepada orang tua agar tidak panik," ujarnya.
Jefri juga berharap adanya peran serta orang tua dalam menjaga dan memantau segala aktifitas anaknya, baik saat berada sekolah dan di lingkungan mereka bermain.
"Artinya pengawasan orang tua sangat perlu di tingkatkan dan jangan panik terhadap isu yang belum tentu benar ini," kata dia.
Sebelumnya, isu penculikan anak ini marak terjadi di daerah-daerah yang ada di Indonesia, termasuk di Kepri.
Di Kabupaten Bintan misalnya, beredar pesan pesan suara yang bunyinya seorang pelajar di sana sempat ditarik oleh wanita, namun pelajar tersebut sempat melawan.
Mendapat kabar tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi sekolah yang dikabarkan terjadi penculikan tersebut, dan mereka memastikan kejadian tersebut adalah hoaks alias tidak benar. (Antara/dc/btc)
Di Kabupaten Bintan misalnya, beredar pesan pesan suara yang bunyinya seorang pelajar di sana sempat ditarik oleh wanita, namun pelajar tersebut sempat melawan.
Mendapat kabar tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi sekolah yang dikabarkan terjadi penculikan tersebut, dan mereka memastikan kejadian tersebut adalah hoaks alias tidak benar. (Antara/dc/btc)
Komentar
Posting Komentar