Langsung ke konten utama

Terkini

Gempa 7,6 Magnitudo di Bitung picu gelombang tsunami kecil

BATAMTERKINI.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat di laut pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,25 derajat Bujur Timur (BT) pada kedalaman 62 kilometer. Berdasarkan pemantauan sistem peringatan dini, terdeteksi gelombang tsunami setinggi sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. “Meski relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi,” kata dia. Guncangan gempa dirasakan kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan di Kota Ternate (Maluku Utara) yang m...

Eko Wisata Madu Klanceng Jadi Destinasi Wisata Baru di Batam


BATAMTERKINI.COM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, bersilaturahmi sekaligus panen madu klanceng atau trigona di Kampung Tembesi Bengkel, kelurahan Kibing kecamatan Batu Aji, Batam, Minggu (05/03).

Kegiatan yang dipusatkan di fasilitas umum (Fasum) RT. 04 RW. 01 Tembesi Bengkel itu juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Kepri, Sugianto, Lurah Kibing, Babinsa, Babinkantibmas, RW, RT serta Tokoh Masyarakat Tembesi Bengkel.

Petani lebah madu yang juga adalah ketua RT. 04 Tembesi Bengkel, Salimun mengatakan panen madu ini bertujuan untuk mengenalkan bahwa di Tembesi Bengkel ini ada kegiatan ternak lebah madu. “kami memberanikan diri berternak Lebah Trigona sebagai destinasi wisata Agro,” ukarnya.

Ia berharap agar pemerintah dan pihak lainnya dapat memberikan masukan dan bantuan agar ternak lebah madu ini bisa berkembang dan menghasilkan madu yang lebih banyak lagi serta dapat dikenal ke manca negara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata merasa takjub karena Batam juga punya ternak lebah madu. Disebutnya bahwa Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mendedikasikan pembangunan Batam sebagai kota pariwisata.

Jika ingin membangun destinasi wisata, ada tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah aksesibilitas, bagaimana akses untuk sampai ketempat itu baik melalui laut, darat dan udara.

“Batam dibangun aksesnya oleh bapak Wali Kota Haji Muhammad Rudi dalam konteks pariwisata. Jalan kita lebar dan diperluas. Akses kita tidak ada kemacetan,” ujarnya.

Kedua Amenitas, semua fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi.

Dan yang ketiga adalah Atraksi, termasuk atraksi alam. Alam itu sendiri menciptakan atraksi atau kegiatan yang bisa membuat orang senang datang, membeli dan sebaginya.

“Hari ini saya lihat ini ada potensi satu lagi atraksi alam, yakni panen madu lebah. Saya hadir disini untuk melihat potensi pariwisata di lokasi Tembesi Bengkel ini,” serunya.

Menurut Ardi, tempat ini dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata. Namun jika melihat kepada aspek ‘3A’, lokasi ini masih memiliki persoalan dari segi akses.

Ia mengatakan, perlu pembukaan akses agar wisatawan dapat sampai ke lokasi dalam waktu yang terukur dan nyaman. Juga pembenahan toilet umum, tempat makan, tempat membeli oleh-oleh dan lainnya.

“Ini adalah atraksi alam, tinggal menambah sedikit-sedikit lagi, misalnya menambahkan tarian penyambutan atau lainnya. Ini merupakan tantangan bagi kita. Saya berharap dari Pak Lurah, Pak RT dan kita semua agar bagaimana tiga hal tadi, akses, amenitas dan atraksinya dapat kita benahi,”harapnya.

Ardi berharap agar kedepan bisa juga dikembangkan home stay, dimana Wisatawan bisa tinggal dan beratraksi dengan masyarakat.

Terkait persoalan aspek pendanaan, ia menyebutkan beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan, misalnya Kredit Usaha Rakyat (KUR), salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan program dana bergulir pinjaman 100 juta dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan bunga yang kecil dan sumber-sumber pendanaan lainnya yang bunganya tidak memberatkan.

“Selamat kepada pak RT yang luar biasa, yang telah menternak lebah Trigona atau Klanceng ini. Dorong teman-teman lain untuk bergabung dalam usaha ini dan menghasilkan lebah-lebah madu yang lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Komentar

Populer

Manfaat bersepeda jangka panjang untuk kesehatan lansia

BATAMTERKINI.COM - Penelitian terbaru dari Universitas Tsukuba mengungkapkan manfaat bersepeda dalam jangka panjang untuk kesehatan orang lanjut usia (lansia). Studi ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa bersepeda dapat membantu meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan dan memperpanjang harapan hidup, terutama di kalangan lansia Jepang yang tidak lagi mengemudi mobil. Dalam laporan SchiTechDaily, penelitian ini didorong dengan fakta bahwa semakin banyak lansia di Jepang yang melepaskan SIM-nya dan memilih untuk bersepeda sebagai cara untuk mobilisasi. Para peneliti berupaya memahami bagaimana bersepeda memengaruhi kesehatan dan umur panjang lansia, dengan fokus pada dua area utama. Analisis pertama mengamati seberapa sering peserta menggunakan sepeda sejak 2013 dan bagaimana hal tersebut berkaitan dengan kemungkinan mereka membutuhkan perawatan jangka panjang atau meninggal dunia selama dekade berikutnya (hingga 2023). Analisis kedua membandingkan berbagai pola pen...

Kapan pertama kali pergantian Tahun Baru Masehi dirayakan?

BATAMTERKINI.COM - Malam pergantian tahun di rayakan di hampir semua negara saat pergantian malam Tahun Baru, seperti pertunjukan pesta kembang api yang spektakuler, tapi tahukah Anda kapan pertama kali perayaan pergantian tahun dirayakan. Tahun Baru Masehi bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi juga memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan berkaitan erat dengan perkembangan sistem kalender serta peradaban manusia.  Melalui pembahasan ini, diharapkan pembaca dapat mengetahui asal-usul perayaan Tahun Baru Masehi serta alasan penetapan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun. Tahun Baru Masehi pertama kali dirayakan pada 1 Januari tahun 45 SM, saat kalender Julian diberlakukan oleh Julius Caesar di Kekaisaran Romawi. - Sebelum itu, orang Romawi merayakan tahun baru sekitar bulan Maret. - Julius Caesar melakukan reformasi kalender agar lebih rapi mengikuti peredaran matahari. - 1 Januari dipilih karena bulan Januari didedikasikan untuk Janus, dewa Romawi berm...

Perayaan Nataru di Batam aman dan kondusif

BATAMTERKINI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas soliditas dan sinergi dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).  Berkat koordinasi yang baik bersama TNI-Polri serta seluruh pihak terkait, perayaan Nataru di Kota Batam berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Hal itu disampaikan Walikota usai mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mapolresta Barelang, Rabu (31/12).  Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memastikan kesiapan pengamanan Nataru. Melalui vicon yang terhubung langsung dari Gedung Polda Metro Jaya, Kapolri bersama para menteri dan pimpinan lembaga memantau secara real time kondisi pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai daerah, khususnya pada titik-titik strategis dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam terus memperkuat k...

Kategori

Tampilkan selengkapnya

Copyright ©2026 batamterkini.com