BATAMTERKINI.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat di laut pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,25 derajat Bujur Timur (BT) pada kedalaman 62 kilometer. Berdasarkan pemantauan sistem peringatan dini, terdeteksi gelombang tsunami setinggi sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. “Meski relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi,” kata dia. Guncangan gempa dirasakan kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan di Kota Ternate (Maluku Utara) yang m...
BATAMTERKINICOM - Seorang wanita paruh baya, Eli (57), warga Kampung Sumur RT 10/RW 10, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur mengalami luka bakar pada sebagian tubuhnya karena terkena ledakan kloset di kamar mandi rumahnya, Jumat (3/3).
"Akibatnya, istri saya harus menjalani perawatan di RSKD Duren Sawit," kata suami korban, Kusdoyo (57) di Jakarta.
Ia mengatakan, istrinya mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan dan badan, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
"Luka bakar di tangan, badan, sekitar 50 persen," ujarnya.
Dia pun mengaku kaget dengan ledakan kloset (WC) itu karena hari sebelumnya tidak pernah terlihat sesuatu indikasi yang memperkirakan kloset miliknya akan meledak.
"Akibatnya, istri saya harus menjalani perawatan di RSKD Duren Sawit," kata suami korban, Kusdoyo (57) di Jakarta.
Ia mengatakan, istrinya mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan dan badan, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
"Luka bakar di tangan, badan, sekitar 50 persen," ujarnya.
Dia pun mengaku kaget dengan ledakan kloset (WC) itu karena hari sebelumnya tidak pernah terlihat sesuatu indikasi yang memperkirakan kloset miliknya akan meledak.
"Tidak tahu penyebabnya tiba tiba istri, saat di kamar mandi hendak buang air besar, tiba-tiba kloset meledak dan ada api, tidak tahu itu bisa seperti itu," kata Kusdoyo.
Imbas ledakan tersebut, kloset jongkok kamar mandi rumahnya terangkat dari lantai dasar, sejumlah bagian plafon mengalami kerusakan, dan lantai kamar mandi retak ringan.
"Seperti bom saja, (suara) dum begitu. Kerusakan plafon, lantai," ujarnya.
Warga sekitar yang menolong EIi saat kejadian pun menuturkan suara ledakan tangki septik terbilang kencang karena terdengar hingga radius sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Imbas ledakan tersebut, kloset jongkok kamar mandi rumahnya terangkat dari lantai dasar, sejumlah bagian plafon mengalami kerusakan, dan lantai kamar mandi retak ringan.
"Seperti bom saja, (suara) dum begitu. Kerusakan plafon, lantai," ujarnya.
Warga sekitar yang menolong EIi saat kejadian pun menuturkan suara ledakan tangki septik terbilang kencang karena terdengar hingga radius sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Ketua RW 10 Kelurahan Klender, Munzir menyebut warga di sekitar lokasi juga sempat merasakan getaran ketika tangki septik itu meledak dan sempat menimbulkan penyalaan api.
"Suara ledakan lumayan, radius sekitar 50 meter. Seperti ban pecah, getaran ada, genteng juga sempat terlontar," ucapnya.
Belum diketahui pasti penyebab kejadian, namun berdasar hasil pemeriksaan awal jajaran Damkar Jakarta Timur diduga ledakan tersebut akibat masalah pembuangan gas tangki septik.
"Dugaan sementara, ledakan tersebut bersumber dari saluran gas aliran kloset yang tidak bagus," kata Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman.
Saat mendapatkan informasi itu, pihaknya menerjunkan satu unit kendaraan penolong beserta tiga personel untuk melakukan penanganan.
"Waktu petugas datang sudah tidak ada penyalaan api dan situasi dipastikan aman," ucapnya. (dc/btc)
Belum diketahui pasti penyebab kejadian, namun berdasar hasil pemeriksaan awal jajaran Damkar Jakarta Timur diduga ledakan tersebut akibat masalah pembuangan gas tangki septik.
"Dugaan sementara, ledakan tersebut bersumber dari saluran gas aliran kloset yang tidak bagus," kata Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman.
Saat mendapatkan informasi itu, pihaknya menerjunkan satu unit kendaraan penolong beserta tiga personel untuk melakukan penanganan.
"Waktu petugas datang sudah tidak ada penyalaan api dan situasi dipastikan aman," ucapnya. (dc/btc)
Komentar
Posting Komentar