BATAMTERKINI.COM - PT Bandara Internasional Batam (BIB) selaku pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam Kepulauan Riau (Kepri), mencatat pergerakan penumpang pada periode 18-30 Desember 2025 mencapai 173 ribu orang.
Direktur Utama BIB Annang Setia Budhi di Batam, Rabu (31/12), mengatakan angka tersebut mengalami peningkatan 1,86 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sementara untuk trafik kedatangan dan keberangkatan pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebanyak 1.236 pergerakan, meningkat 5,1 persen.
“Apabila dibandingkan dengan periode Natal sebelumnya, meskipun tidak secara signifikan, akan tetapi hal ini menunjukkan pertumbuhan positif di mana pergerakan pesawat mengalami peningkatan sekitar 5,1 persen dan untuk penumpang 1,86 persen,” kata Annang.
Pada hari terakhir di tahun 2025, BIB turut memberikan pengalaman perjalanan sebagai bentuk apresiasi kepada penumpang terakhir yang melakukan penerbangan melalui Bandara Internasional Hang Nadim.
Annang menyebutkan penerbangan terakhir yang dilayani Bandara Internasional Hang Nadim adalah rute Batam-Kualanamu, Medan dengan 190 penumpang.
“Kami selaku operator dari bandara menginginkan ada pengalaman yang memberikan kesan bahwa bandara ini dekat dengan penumpang, jadi penumpang pun merasa senang ketika mereka menjadi penerbangan terakhir untuk mereka berangkat ke tujuan sehingga. Tentu ini jadi momen kenangan buat para penumpang yang nantinya kembali lagi ke Batam mereka mempunyai cerita,” ujarnya.
Pemberian apresiasi yang diberikan BIB berupa buket bunga dan suvenir kepada perwakilan 5 penumpang domestik terakhir dan para awak kabin pesawat.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen PT BIB turut memberikan bingkisan kepada seluruh penumpang yang ikut dalam penerbangan tersebut.
Untuk periode tahun baru 2026, Annang memperkirakan puncak arus balik penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim pada 4 Januari 2026.
“Untuk sampai hari ini pengajuan penambahan maskapai untuk arus balik penumpang ada, tapi kita masih menunggu penerbitan dari Kementerian Perhubungan,” ujar Annang.
Sumber: Antara
Komentar
Posting Komentar